Lazuardi News,- Siapa yang tak kenal Mekarbuana, salah satu nama desa yang terletak di bagian Kecamatan Tegalwaru, adalah wilayah dataran tinggi pegunungan yang berada di wilayah Karawang. Letaknnya, secara geografis sekitar lebih kurang 30-40 KM dari Pusat kota Karawang.
Di lokasi ini ternyata menyimpan banyak sumber daya alam strategis, berupa biji emas hitam yang sangat bermanfaat bagi masyarakat luas, yaitu biji-biji kopi hasil karya buah tangan para petani kopi di wilayah Tegalwaru, yang menurut para penggemarnya, kopi tersebut berkualitas sangat tinggi.
| Nana Suryana, SH Wakli Ketua DPRD Karawang Fraksi Golkar |
Menurut, Wakli Ketua II Dewan Perwakilan Rakyat
Karawang dari Fraksi Golkar, Nana Suryana, SH, sepulang dari menyelesaikan
program resesnya di desa Mekarbuana Kecamatan Tegalwaru pada beberapa hari yang
lalu.
Ia mengungkapkan bahwa, di daerah ini terdapat
sekitar lebih kurang 500 warga yang berprofesi sebagai petani kopi. Dengan
jumlah lokasi area tanam sebanyak lebih kurang 300 Hektar. Namun keberadaan
mereka belum terbina dan belum terkelola dengan baik, terutama pendistribusian
atau pemasaran hasil pasca panen mereka.
“Lokasi warga kelompok tani
ini sangat jauh dari pusat kota, bisa dibilang, mereka masih terisolir dari
dari pantauan pemerintah, sehingga mereka perlu perhatian khusus dan pembenahan
dari berbagai segi terutama soal penanganan pasca panen tanaman kopinya.” Ungkapnya,
yang akrab dipanggil Kang Surya atau
Kang Nana, saat diwawancarai awak media Link Bisnis di kantornya
(8/12).
“Oleh karena itu,” tegasnya, “dari
hasil reses ini, saya menyimpulkan akan melakukan suatu program khusus bagi
kelompok tersebut, sebagai solusi tepat
guna, yaitu mengusulkan kepada pemerintah untuk menurunkan paket mesin alat produksi
pemocel biji-biji kopi, yang difokuskan pengeleloannya kepada BUMDES setempat.”
“Jadi hasil panen dari para
petani di wilayah tersebut langsung dijual ke BUMDES, kemudian BUMDES
memproduksi, mengolah dan mendistribusikan hasil produksinya ke pasar luas, agar sirkulasi
usaha dan kegiatan ekonomi rakyat tersebut, khususnya pertanian kopi bisa
berjalan baik dan lancar.” Tandasnya. (Ubes Nur Islam)
0 comments :
Post a Comment