Sebagai orang tua, Anda perlu memperhatikan setiap tingkah laku
anak Anda. Salah satunya adalah apakah anak Anda mengalami bullying. Tak semua
anak yang mengalami bullying mau terbuka dan berbicara dengan orang tuanya.
Padahal jika anak korban bullying ini tidak ditangani langsung, dampaknya bisa
sangat berbahaya.
Mengenali tanda-tanda apakah anak Anda mengalami bullying,
seperti yang dilansir olehstopbullying.gov,adalah langkah pertama yang perlu dilakukan untuk menghentikan
bullying. Berikut ini 9 tanda yang mengindikasikan seorang anak mengalami
bullying.
1. Ada luka-luka mencurigakan di tubuh Anda.
2. Benda-benda anak yang hilang atau rusak.
3. Anak sering sakit atau pura-pura sakit.
4. Adanya perubahan kebiasaan makan.
5. Sulit tidur atau sering bermimpi buruk.
6. Nilai-nilai sekolah turun dan tak ingin pergi ke sekolah.
7. Takut untuk bersosialisasi dan kehilangan semua teman.
8. Kepercayaan diri yang menurun drastis.
9. Memperlihatkan kebiasaan melukai diri sendiri atau ingin
bunuh diri.
Ada sejumlah alasan kenapa seorang anak tidak mau meminta
bantuan dari orang tua atau terbuka kepada orang terdekat mereka karena
mengalami bullying. Ini dia alasan kenapa anak tidak mau mengatakan kepada
orang dewasa bahwa dirinya di-bully.
1. Takut Dianggap Pengecut
Bullying bisa membuat seorang anak merasa dirinya tak berguna.
Dan jika dia meminta bantuan, dia takut malah dianggap pengecut karena tidak
bisa mengatasi masalahnya sendiri dengan baik.
2. Merasa Malu
Bullying bisa menjadi sebuah pengalaman yang memalukan.
Anak-anak tak mau orang dewasa tahu julukan atau olok-olokan yang ia terima
dari teman-teman yang mem-bully-nya. Selain itu, anak juga malu jika nantinya
malah dianggap lemah oleh orang dewasa jika mengungkapkan kegiatan bullying
yang ia terima.
3. Merasa Tak Ada yang Peduli
Anak yang di-bully bisa merasa terisolasi dari lingkaran sosial
dan pertemanannya sendiri. Ia juga bisa merasa bahwa dirinya bisa di-bully
seperti itu karena tak ada orang yang mau peduli dengannya.
Rasa takut dan malu memang menjadi faktor utama seorang anak
korban bullying menutup diri dan tak mencari bantuan. Sebagai orang tua, Anda
perlu segera melakukan tindakan jika anak Anda mengalami bullying agar tidak
terjadi hal-hal yang lebih berbahaya dan membahayakan jiwa anak Anda. Sumber
: vemale.com

0 comments :
Post a Comment