Sunday, December 7, 2014

Parlemen Spanyol Pererat Kerjasama dengan DPR RI



LazuardiNews-Parlemen Spanyol 3 Desember lalu bertamu ke Komisi I DPR RI di Senayan. Mereka menemui Mahfudz Siddik, Ketua Komisi I, yang didampingi oleh wakil-wakilnya, Asril Hamzah Tandjung dan Hanafi Rais. 

Perwakilan Spanyol dan perwakilan Indonesia sama-sama berasal dari Komisi I parlemen. Anggota komisi Spanyol yang datang ke Indonesia berasal dari berbagai macam latar belakang.  

Hadir juga Duta Besar Spanyol untuk Indonesia, yang berasal dari partai pemenang pemilu, People’s Party. Sejak th 2012, People’s Party adalah partai penguasa di Spanyol dan mendapat 166 kursi di parlemen, yang satu pertiganya merupakan perempuan.

Tujuan utama kunjungan ini adalah mempererat hubungan bilateral.  Hubungan antara Indonesia dengan Spanyol saat ini sudah cukup banyak. Dalam bidang kebudayaan contohnya, pertukaran turis, baik dari Indonesia ke Spanyol maupun dari Spanyol ke Indonesia berjumlah sekitar 60.000 orang setiap tahun. Jumlah ini sangat banyak.

Spanyol juga bekerjasama dengan Universitas Trisakti untuk menyediakan kursus bahasa Spanyol dan tes profisiensi bahasa spanyol melalui lembaga milik spanyol, Instituto Cervantes de Aula. 

Spanyol berharap kedua negara bisa lebih meningkatkan kerjasama di bidang industri. Produk-produk hasil industri kecil dan menengah Spanyol yang sedang tumbuh, diharapkan bisa masuk pasar Indonesia. Sebaliknya, Indonesia berencana belajar banyak dari industri penghasil infrastruktur, lingkungan hidup, pengelolaan air dan limbah yang sangat maju di Spanyol.

Komisi I menyatakan sangat menghargai dukungan Kerajaan Spanyol saat bantuan penanggulangan bencana tsunami di Aceh tahun 2004. Saat Tsunami menghantam Aceh pada tahun 2004, Kerajaan Spanyol membentuk oprasi Respuestasolidaria (ungkapan Solidaritas) dan mengirimkan 594 anggota militer, satu kapal amfibi, pesawat Herules, tim medis, pemadam kebakaran dan tim teknik bangunan. 



Mahfudz menjelaskan, pada periode 2014-2009, Indonesia akan memfokuskan pembangunan ke bagian timur Indonesia. Menurutnya, wilayah timur kaya potensi kelautan, perikanan, rempah-rempah, migas, dan turisme. Dengan sedikit bercanda, Komisi I mengajak perwakilan parlemen Kerajaan Spanyol untuk berkunjung ke Indonesia Timur. Raja ampat di papua barat. 

Walaupun saat ini Indonesia sudah memiliki hubungan kerjasama antara Dirgantara Indonesia dan Spain Military Airbus dalam meluncurkan pesawat NC212, versi lanjut dari pesawat C212-400, pesawat ringan dengan sistem baru avionik dan sistem autopilot yang telah ditingkatkan, Komisi I berharap agar hubungan ini akan lebih ditingkatkan dalam bidang perhubungan dan perkapalan.

Indonesia juga butuh banyak belajar dari Spanyol berhubungan dengan energi baru dan terbarukan, yang merupakan industri yang sangat maju di Spanyol.

Prioritas perkembangan dan pertumbuhan pembangunan Indonesia saat ini memang sedang dalam proses untuk memajukan bidang ini, karena Indonesia telah mengalami defisit pemenuhan energi dalam negri 10 tahun ke belakang. Maka itu, sangatlah penting untuk mencari energi alternatif. 

0 comments :

Post a Comment