LazuardiNews -Pengawasan dan penertiban praktik bisnis pertambangan batu kapur di Desa
Tamansari, Kecamatan Pangkalan, bakal dibahas secara khusus di Dewan Perwakilan
Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Karawang.
“Sekurang-kurangnya
itu kami mulai bahas di tim anggota dewan yang berkonstituen dari Daerah
Pemilihan Karawang 1 atau Dapil 1,” kata politisi Partai Gerindra, H. Endang
Sodikin, S.Pd.I., MH., yang juga Anggota DPRD Karawang dari Dapil 1, di
kantornya pagi tadi.
Disebutkannya,
bahwa sekarang ini tidak ada satupun ijin penambangan batu kapur di Tamansari.
Kalau pun misalnya dulu pernah ada, kini sudah dicabut. Jadi mestinya seluruh
usaha penambangan batu kapur di Tamansari harusnya tutup. “Itu hukumnya,”
tandas Sodikin.
Akan
tetapi ketentuan peraturan hukum pun harus diuji punya prinsip keadilan atau
tidak. Di dalam hukum jangan ada keberpihakan bagi sisi tertentu kecuali kepada
kebenaran, dan jangan pula ada pendholiman di sisi lainnya.
Karenanya
Sodikin mengaku sangat tahu bahwa di lapangan eksplorasi batu kapur/kart itu
masih berlangsung, apalagi Kades Tamansari H. Udin Syaripudin mengiyakannya.
Kenapa berlanjut? Itu dikarenakan bahwa sesungguhnya usaha tersebut menyangkut
hajat hidup warga sekitar.
“Maka,
saya juga paham. Tentunya perangkat desa tak sanggup membendung penambangan
ilegal tersebut, sekalipun sesungguhnya mereka mampu melaksanakannya,” ujar
Sodikin.
Sodikin
kemudian memandang perlu ada upaya win
win solution. Perda dan Perbub hendaknya diimplementasikan, namun
warga tidak kehilangan sumber mata pencaharian gara-gara hadirnya Perda dan
Perbup.
“Perda
dan Perbub tidak boleh menjelma jadi pepesan kosong, ada aturan tapi tak
berfungsi. Namun juga gak boleh Perda dan Perpub menyengsarakan rakyat,” kata
politisi NasDem, Indriyani, ST, kolega sekantor Endang Sodikin yang sama-sama
terusung dari Dapil 1.
Akan
seperti apa bentuk win win Solutions tersebut?
“Itu tergantung hasil formal pembahasan demi pembahasan yang berlanjut di DPRD
Kabupaten Karawang maupun yang diikuti oleh pihak eksekutif Pemkab Karawang
nanti,” jawab Indriyani.(Tim)

0 comments :
Post a Comment